Biaya dan Perkiraan Pendapatan Bisnis Perkebunan Pinang

Contoh perhitungan ini saya dapatkan dari salah seorang kenalan, jadi untuk anda yang memiliki lahan, tetapi tidak tahu harus mananam apa, mungkin anda bisa mencoba untuk menanam pohon pinang.

Berikut adalah contoh perhitungan bisnis pohon pinang di lahan seluas dua hektar:

Biaya pengolahan lahan perhektar @ 700.000 = Rp 1.400.000

Pembelian Bibit Pinang “SELUANG UNGGUL”

Biaya perawatan selama 5 bulan untuk perpolibag = Rp 4.000

Untuk lahan seluas 2 hektar, dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 meter, maka bisa muat sampai 3.200 batang, jadi 3.200 x Rp 4.000 = Rp 12.800.000

Upah tanam @ Rp 700/batang, jadi Rp 700 x 3.200 = 2.240.000

Total perkiraan biaya sampai pohon pinang bisa ditanam Rp 16.440.000

 

Biaya pemukan selama 2 tahun, yaitu biaya pupuk urea ukuran 50 Kg (harga 350.000), butuh sampai 4 kali pemupukan : jadi totalnya = Rp 1.400.000

Biaya perawatan pertahun @ Rp 1.500.000 = Rp 3.000.000

Pada tahun ke tiga perlu dilakukan pemupukan kembali dengan menggunakan NPK, perkiraan biaya Rp 1.000.000

 

Perhitungan biaya selama 3 tahun :

Biaya sampai bisa siap tanam                          : Rp 16.440.000

Biaya perawatan selama 2 tahun pertama        : Rp   3.000.000

Biaya pemupukan 2 tahun pertama                 : Rp   1.400.000

Biaya pemupukan tahun ketiga                                    : Rp   1.000.000

 

Perhitungan keuntungan :

Kemungkinan panen dalam lahan 2 hektar dengan 3.200 batang = 3,5 – 4,5 ton/bulan

Harga terendah buah pinang                            : Rp   5.000/Kg

Harga tertinggi pernah sampai harga                : Rp 25.000/Kg

 

Untuk buah pinang belah kering bisa tahan disimpan 8 – 10 bulan, apalagi jika lahan tersebut ditanam dengan pola tumpang sari dengan tanaman lain, maka keuntungannya bisa lebih lagi. Hanya perlu diingat, karena potensi setiap wilayah itu berbeda-beda, jadi contoh perhitungan budidaya pohon pinang ini bisa menjadi bahan pertimbangan anda dalam memilih bidang usaha.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan