Membuat agar Hasil Semaian Biji Timun tidak dimakan Semut

Beberapa waktu yang lalu, salah seorang kenalan mengeluhkan soal hasil semaian tanaman timunnya yang rusak akibat serangan semut. Jadi, semut tersebut memakan bibit mentimun yang baru saja tumbuh.

 

Saran dari petani yang lebih senior agar dalam proses pembibitan, bibit mentimunnya tidak dimakan semut. Jadi setelah biji mentimun ditanam, lalu di atas lubang ditaburi furadan. Dosis yang diberikan setiap lubang tanam yaitu satu jimpitan, yaitu jepitan antara ujung jari telunjuk dan ibu jari. Selama menggunakan cara ini dia menyatakan bahwa selalu berhasil.

Jadi, kalaupun ada bibit yang tidak tumbuh, maka itu terjadi karena faktor benihnya sendiri yang gagal tumbuh, dan bukan karena faktor diambil semut.

Dahulu, sebelum menemukan cara ini dia pernah mencoba terleih dahulu benih timunnya direndam furadan, lalu pernah juga benih tersebut direndam kapur semut, ternyata biji timunnya tetap hilang. Dan baru setelah tanam di atasnya ditabur furadan, benih mentimun itu baru bisa tumbuh dan tidak diganggu.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan